Rabu, 16 Desember 2009

Macam-macam angka


Sebelum kita mengenal angka seperti sekarang, telah dikenal juga angka yang disebut dengan angka Romawi, yaitu : I, II, V, X, L, M, D, C. Setelah orang mengenal angka seperti saat ini, ternyata angka Romawi itu susah di 'operasikan' (tambah, kurang, kali, bagi, kwadrat, akar), sehingga penggunaannya kelihatannya hanya untuk keterangan waktu, misalnya pada sebagian jam dan tahun.

Untuk diketahaui, angka yang sekarang ( 0, 1, 2, … 9 ) adalah berasal dari Arab yang disebarkan oleh tentara dan peradaban Islam. Pada zaman digital dan komputerisasi ini dikenal juga angka biner ( 0, 1 ), hex ( 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, A, B, C, D, E dan F ), oct ( 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6 dan 7). Semoga nanti bisa mengutak-utik angka hex dan oct.

Kwadrat khusus (II)

Siapa yang bisa menjelaskan atau memberi narasi utak-utik dibawah ini?


7 2 = 49 ; 4 + 9 = 13 ; 1 + 3 = 4


162 = 256

16 ; 1 + 6 = 7 , 256 ; 2 + 5 + 6 = 13 ; 1 + 3 = 4


252 = 625

25 ; 2 + 5 = 7 , 625 : 6 + 2 + 5 = 13 ; 1 + 3 = 4


1242 = 15376

124 ; 1 + 2 + 4 = 7 , 15376 ; 1 + 5 + 3 + 7 + 6 = 22 ; 2 + 2 = 4


27432 = 7524049

2743 ; 2 + 7 + 4 + 3 = 16 ; 1 + 6 = 7 , 7 + 5 + 2 + 4 + 0 + 4 + 9 = 31 ; 3 + 1 = 4


Apakah berlaku untuk bilangan lain selain 7 dan terdiri dari lebih dari 5 angka ? Cobalah !

Kwadrat khusus (I).


Susunlah 1, 11, 111, dan seterusnya (maksimal 9 angka, nanti akan tahu mengapa 9 angka?) serta kwadratnya. Uraikan apa yang terjadi dan simpulkan.

Juga untuk, 11, 101, 1001, 10001 dan 12,102, 1002, 10002 serta 13, 103, 1003, 10003.

Apakah berlaku untuk 14 ( 104,1004, 10004),15 ( 105, 1005, 10005) dan seterusnya.

Jumat, 04 Desember 2009

S I M E T R I S .....


Perhatikan tabel dibawah ini



No.

Sebutan

Kwadrat

Angka Ujung Kwadrat

Angka

Huruf

1

1

Satu

1

1

2

2

Dua

4

4

3

3

Tiga

9

9

4

4

Empat

16

6

5

5

Lima

25

5

6

6

Enam

36

6

7

7

Tujuh

49

9

8

8

Delapan

64

4

9

9

Sembilan

81

1



Dalam bahasa Indonesia, huruf awal angka dari 1 sampai dengan sembilan adalah simetris dengan sumbu simetris 5 (lima), ditandai dengan huruf tebal atau S, D, T, E, L, E, T, D dan S Mudah2an sudah banyak yang tahu karena pernah ditayangkan oleh TVRI.

Ada lagi. Angka akhir (paling kanan) dari kwadrat pada tabel diatas juga simetri dengan sumbu simetri, juga angka 5. Mudah2an yang ini belum ditayangkan di TV.

CERITA ANGKA


Mengawalinya adalah bahwa walaupun angka cuma 10 buah, dari 0 sampai 9, tetapi bilangan yang dibentuk adalah tak terbatas. Sebutlah angka yang dianggap paling besar maka masih ada diatasnya, walaupun hanya berselisih satu. Jika ada yang memulai menyebut angka satu (misalnya mulai dari nabi Adam as), lalu disambung oleh anak, cucu, dan seterusnya, maka sampai hari Qiamat orang masih bisa menyebutnya walaupun tidak tahu berapa.

Eh ya, angka itu terdiri dari 0 (nol) sampai 9 (sembilan) atau dari 1 (satu) sampai 10 (sepuluh), meski-pun keduanya sama2 10 buah banyaknya.

Semua uraian/bahasan berikut adalah terbuka untuk dibahas atau dikritik atau pendapat lain atau diberi komentar dan dipersilahkan untuk menulisnya di blok ini.

Dengan kata lain, blok ini inter aktif (tak mau mengalah dengan acara di TV, he, he, he.)

alam sehari-hari kita juga selalu berkutat dengan angka.

Bangun pagi pada jam yang ditunjukkan berupa angka.

Jika kita berjumpa dengan teman sekolah yang sekarang sudah berkeluarga, pasti saling bertanya berapa anak. Mana yang lebih banyak dapat diketahui dari angka saja, tanpa perlu menghadirkan anak2 masing2 untuk dibandingkan.

Suatu usaha mendapat untung atau rugi juga karena angka2.

Belanja se-hari2 adalah angka2, sekian ikat kacang panjang, sekian ikat bayam, sekian butir bawang merah dan bawang putih, sekian gelas air untuk sayur, dan seterusnya. Semua belanjaan sekian rupiah, dibayar dan dikembalikan sekian rupiah.

Keputusan Pengadilan pun berupa angka, paling tidak vonis berapa bulan atau berapa tahun. Sebelumnya orang yang diadili adalah karena angka, minimal berupa rupiah yang dicopet ataupun berapa ekor ayam yang dicuri atau berapa Milyar rupiah yang dikorupsi.

Bahkan ada orang pindah ke agama Islam adalah karena angka. Ceritanya begini.

Masih pada zaman sahabat nabi Muhammad saw. Seorang guru yang akan meninggal berpesan kepada salah seorang muridnya agar mencari orang pandai yang dapat memecahkan masalah yang belum terpecahkan pada masa itu, yaitu suatu bilangan yang paling kecil yang habis dibagi ;1 (jelas) atau 2 atau 3 atau 4 atau 5 dan seterusnya sampai 10. Setelah mencari dan bertanya kemana-mana, masalah itu belum terpecahkan. Akhirnya berjumpa dengan salah seorang sahabat Rasul, Ali bin Abi Thalib ra. Ia menceriterakan masalahnya, maka Ali menjawab : kalikan bilangan harimu dalam seminggu ( 7 ) dengan bilangan harimu dalam sebulan ( 30 ) dan hasilnya dikalikan lagi dengan bilangan bulanmu dalam 1 tahun ( 12 ). Berapa hasilnya? Benar, yaitu 2520. Penanya tadi terkejut koq jawabnya singkat dan benar. Kemudian ia pindah ke agama Islam.


Minggu, 29 November 2009

Selamat mengunjungi blok ini.

Pemilik blok ini -yang kebetulan penggemar berhitung/utak-utik angka- ingin berbagi pengetahuan tentang angka dan berhitung, yang diperoleh baik dari sekolah, buku/maja-lah, televisi dan renungan sendiri. Selain itu ingin menunjukkan bahwa angka dan mengutak-utiknya serta hasil utak-utik yang mengagumkan. Juga untuk penambah referensi bagi pengajar berhitung agar tidak bosan dengan cara yang itu2 saja.